§
Visi
Visi THS-THM adalah terciptanya kader Katolik Indonesia yang sejati.
§
Misi
Misi THS-THM adalah :
1. Memuliakan Tuhan Yesus dan Bunda Maria dengan menjadi garam dan terang
dunia
2. Mempertahankan Pancasila sebagai Ideologi Negara Indonesia
3. Mengembangkan dan memperkuat komunitas basis di tempat-tempat kegiatan
4. Menjaga dan mengembangkan keberagaman budaya Indonesia
§ Kemandirian
Organisasi THS-THM dibentuk oleh rohaniwan Katolik dan kaum awam Katolik
secara mandiri dengan tidak berafiliasi pada salah satu organisasi politik
manapun
II.
Tujuan
Tujuan THS-THM adalah sebagai berikut:
1. membina dan mengembangkan ketakwaan
kepada Tuhan Yang Maha Esa, sikap mental, nilai-nilai dan tingkah laku yang
baik sehingga setiap anggota THS-THM menemukan kepribadian/jatidirinya sendiri
dalam beriman Katolik.
2. membina dan mengembangkan aspek olahraga, beladiri pencak silat, mental
spiritual, kebangsaan, seni budaya dan kesehatan dalam menuju masyarakat yang
berbudi pekerti luhur sebagai sarana pembangunan manusia seutuhnya.
II. Fungsi
THS-THM berfungsi sebagai wadah perjuangan kaum awam Katolik untuk mencapai
tujuan organisasi dan pembinaan bagi anggota-anggotanya.
Tugas Pokok
Tugas Pokok THS-THM adalah:
1) mengusahakan agar THS-THM beserta
nilai-nilainya dapat menjadi sarana untuk membangun manusia seutuhnya yang
berketahanan jasmani dan rohani, mampu membangun dirinya sendiri serta
bertanggung jawab atas pembangunan bangsa dan gereja.
2) memantau, menampung, menyalurkan serta memperjuangkan terwujudnya aspirasi
seluruh jajaran THS-THM.
3) merencanakan dan mengembangkan THS-THM beserta nilai-nilainya untuk
meningkatkan kemajuan sosial ekonomi, budaya, pendidikan, ilmu pengetahuan dan
teknologi.
4) menggali, melestarikan,
mengembangkan serta memasyarakatkan kesenian yang berkembang dalam masyarakat
Indonesia khususnya Pencak Silat sebagai karya nyata yang memperkaya seni
budaya nasional dan sumbangan bagi seni beladiri universal.
Semboyan
Semboyan THS-THM adalah Pro Patria
et Ecclesia yang berarti “Untuk Tanah Air dan Gereja”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar